Tamperaknews – JAKARTA – Terminal Kalideres terus memperkuat komitmen menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui kegiatan bersih-bersih rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Langkah ini diambil untuk menciptakan kawasan terminal yang bersih, nyaman, dan sehat bagi pengguna jasa transportasi maupun warga sekitar.
Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait kondisi kebersihan, termasuk keluhan akan bau tidak sedap akibat perilaku buang air kecil sembarangan.
“Kami melaksanakan bersih-bersih secara rutin setiap Jumat sebagai wujud tanggung jawab menjaga lingkungan. Kami juga terus mengimbau para pengemudi dan pengguna jasa untuk memanfaatkan fasilitas toilet yang telah disediakan, agar kenyamanan bersama tetap terjaga,” ujarnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Selain pembersihan menyeluruh, manajemen terminal juga menyiapkan program penataan dan penghijauan. “Bulan ini kami rencanakan menanam 19 pohon. Sebelumnya sudah dilakukan pengaspalan, dan selanjutnya akan dilakukan pengecatan marka jalan serta penambahan rambu petunjuk demi keamanan dan kenyamanan,” jelas Nur.
Pelaksanaannya mendapat dukungan penuh dari Dinas Pertamanan yang menyediakan armada operasional, serta kerja sama dengan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Terminal juga gencar melakukan sosialisasi pemilahan dan pengolahan sampah sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Para pedagang diajak memilah sampah sejak dari sumbernya untuk mengurangi volume yang dibuang ke tempat pengolahan akhir.
Sementara itu, Lurah Kalideres, Rizky Raya Dwiputra, menegaskan edukasi lingkungan juga digalakkan ke seluruh lapisan masyarakat melalui RT, RW, LMK, PKK, Dasawisma, hingga kader Jumantik.
“Target kami, setiap RT mengajak minimal lima rumah tangga setiap bulan untuk mulai memilah sampah. Diharapkan pada Agustus mendatang, sekitar seribu rumah tangga di wilayah Kalideres sudah menerapkannya,” ungkap Rizky.
Masyarakat juga diajak mengolah sampah organik menjadi kompos yang bisa dimanfaatkan untuk penghijauan. “Cara ini dapat mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke Bantar Gebang. Ini langkah nyata mendukung pengurangan sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Terminal Kalideres tidak hanya menjaga kebersihan kawasan transportasi, tetapi juga turut serta mendukung program pengurangan sampah, penghijauan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.
Reporter Mayuli
















