Hukum  

Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual di SDIT Juara Belum Diberhentikan, Sikap Kepala Sekolah Dipertanyakan Orang Tua Murid

banner 120x600
banner 468x60

Tamperak News  –  Jakarta Utara – Dugaan kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan SDIT Juara kini menuai sorotan tajam dari para orang tua murid. Hal ini dipicu oleh fakta bahwa hingga saat ini, pihak sekolah belum juga memberhentikan terduga pelaku yang diketahui merupakan oknum di lingkungan sekolah tersebut dari jabatannya.

Sejumlah orang tua murid menyampaikan kekecewaan mendalam atas sikap pihak manajemen sekolah, khususnya Kepala Sekolah. Menurut mereka, langkah yang diambil dinilai sangat lamban dan tidak tegas dalam menangani kasus serius yang menyangkut keselamatan anak didik tersebut.

Salah satu orang tua murid yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan, keberadaan terduga pelaku yang masih berkeliaran dan beraktivitas di lingkungan sekolah menimbulkan rasa cemas dan ketidakamanan bagi seluruh siswa.

“Kami sangat khawatir akan keselamatan anak-anak kami. Seharusnya pihak sekolah segera menonaktifkan yang bersangkutan setidaknya sampai proses hukum berjalan jelas. Ini menyangkut keselamatan dan masa depan anak-anak, tidak boleh dianggap remeh,” ujarnya.

Para orang tua mendesak agar pihak sekolah segera mengambil langkah tegas dengan memberhentikan sementara terduga pelaku. Langkah ini dianggap mutlak perlu demi menjamin rasa aman dan kenyamanan siswa dalam menempuh pendidikan.

Tak hanya itu, mereka juga meminta agar pihak berwenang turun tangan mengusut kasus ini secara tuntas, sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi korban agar tidak mengalami tekanan maupun trauma berkelanjutan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah terkait alasan mengapa terduga pelaku masih dibiarkan beraktivitas dan belum diberhentikan dari jabatannya.

Kasus ini menjadi perhatian publik yang luas karena menyangkut isu perlindungan anak di lingkungan pendidikan, yang seharusnya menjadi tempat paling aman, nyaman, dan melindungi bagi setiap siswa. Para orang tua berharap kasus ini segera ditangani secara transparan, profesional, dan sepenuhnya berpihak pada keselamatan serta kepentingan terbaik bagi anak-anak.

Reporter: Aji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *