TAMPERAK NEWS – JAKARTA UTARA – 07 September 2026 – Lurah Papanggo, Erwin Djati, menyatakan keberatan atas pemberitaan salah satu media online yang menyoroti pemasangan tiang jaringan telekomunikasi milik PT Fiber Media Indonesia di wilayah RW 08, Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara.
Dalam pemberitaan tersebut, disebutkan adanya dugaan pemberian uang sebesar Rp12,2 juta kepada oknum Ketua RW terkait pemasangan tiang jaringan telekomunikasi. Erwin menilai pemberitaan tersebut telah merugikan dirinya karena foto dirinya turut dimuat sebagai bagian dari sampul berita tanpa dilakukan penyamaran atau blur.
“Saya merasa dicemarkan nama baik saya karena dalam cover berita tersebut ada foto saya yang tidak di-blur. Padahal isi pemberitaan tersebut adalah dugaan terhadap oknum Ketua RW 08 yang menerima upeti,” ujar Erwin.
Menurut Erwin, dirinya juga merasa keberatan karena pihak media tidak terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepadanya sebelum berita tersebut diterbitkan.
“Saya sangat keberatan dengan pemberitaan tersebut. Tidak ada konfirmasi terlebih dahulu, tiba-tiba langsung dikirim link beritanya. Artinya, saya menilai pemberitaan tersebut cenderung tendensius dan menyerang pribadi saya sebagai Lurah Papanggo,” katanya.
Erwin menegaskan, dirinya mempertimbangkan langkah hukum berupa somasi terhadap media yang bersangkutan karena menilai pemberitaan tersebut telah berdampak terhadap citra Kelurahan Papanggo maupun dirinya secara pribadi.
“Kami akan melakukan somasi kepada pihak media tersebut karena sudah merusak citra Kelurahan Papanggo. Pribadi saya juga merasa dirugikan di mata pimpinan,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya dirinya telah memberikan teguran kepada Ketua RW 08 terkait dugaan penerimaan uang dari pihak PT Fiber Media Indonesia.
“Artinya, saya sudah menjalankan tupoksi saya sebagai pimpinan seluruh pengurus Rukun Warga,” jelas Erwin.
Erwin menambahkan, dirinya telah melakukan klarifikasi serta membuat laporan resmi kepada Wali Kota terkait pemberitaan tersebut. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk keberatan sekaligus untuk memberikan penjelasan mengenai posisi dirinya dalam persoalan pemasangan tiang jaringan telekomunikasi tersebut.
“Intinya saya merasa dirugikan dengan adanya pemberitaan tersebut. Saya sudah melakukan klarifikasi dan membuat laporan resmi kepada Pak Wali,” pungkasnya.
Reporter : Aji
















