Persaudaraan Timur Indonesia Raya Gelar Konsolidasi Seluruh Pengurus DPW DKI Jakarta

banner 120x600
banner 468x60

TAMPERAK NEWS – JAKARTA TIMUR  – SABTU, 25-7-2026 – Persaudaraan Timur Indonesia  Raya (PETIR) menggelar konsolidasi seluruh pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat PETIR, Jalan Amil Wahab, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pendiri PETIR Samy Manafe, Daeng Lukman, Sekretaris Jenderal DPP PETIR Nefton Alfares, S.H., M.H., Ketua DPW DKI Jakarta Ones Kilikily, Ketua Harian DPP Romi Latuconsina, serta seluruh jajaran pengurus PETIR yang hadir dalam kegiatan konsolidasi tersebut.

Pendiri PETIR, Samy Manafe, mengatakan bahwa dengan terbentuknya kepengurusan PETIR DPW DKI Jakarta, diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi masyarakat perantauan dari Indonesia Timur yang berada di wilayah Jabodetabek.

“Dengan terbentuknya pengurus PETIR DPW DKI Jakarta, kami berharap organisasi ini dapat menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi warga perantauan Indonesia Timur yang berada di Jabodetabek, sekaligus dapat mengemban amanat para pendiri,” tuturnya.

Sementara itu, Sekjen DPP PETIR Nefton Alfares, S.H., M.H., mengimbau kepada jajaran pengurus PETIR DPW DKI Jakarta yang baru terbentuk agar segera menyusun struktur kepengurusan secara lengkap. Selain itu, pengurus DPW juga diminta membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pengurus DPD yang berada di lima wilayah administrasi Jakarta.

“Saya mengimbau kepada pengurus PETIR DPW DKI Jakarta yang baru untuk segera membentuk struktur kepengurusan dan membangun komunikasi dengan seluruh pengurus DPD di lima wilayah Jakarta,” ujarnya.

Ketua Harian DPP PETIR, Romi Latuconsina, menegaskan bahwa pihaknya ingin mengubah stigma negatif yang selama ini melekat terhadap masyarakat Indonesia Timur.
Menurutnya, masyarakat Indonesia Timur tidak identik dengan tindakan premanisme maupun pekerjaan sebagai debt collector. Ia menilai stigma tersebut tidak benar dan tidak mencerminkan karakter masyarakat Indonesia Timur secara keseluruhan.

“Selama ini image orang Indonesia Timur selalu identik dengan premanisme dan mata elang. Image itu akan kita rubah, karena stigma tersebut tidak benar. Kami orang Timur selalu menghormati kebinekaan, karena pada dasarnya kita semua bersaudara,” tegasnya.

Ketua PETIR DPW DKI Jakarta, Ones Kilikily, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menjalankan sejumlah program jangka pendek. Salah satunya adalah melaporkan susunan formatur kepengurusan organisasi kepada DPP PETIR untuk diketahui dan mendapatkan arahan lebih lanjut.

Selain itu, pihaknya juga berencana mendaftarkan keberadaan organisasi tersebut kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta agar PETIR dapat tercatat dan menjadi mitra pemerintah daerah.

“Secepatnya kami akan melakukan program jangka pendek dengan melaporkan formatur kepengurusan organisasi untuk diketahui oleh pengurus DPP. Kami juga akan mendaftarkan organisasi ke Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta agar dapat terdaftar sebagai mitra pemerintah daerah,” imbuh Ones.

Lebih lanjut, Ones menjelaskan bahwa untuk program jangka panjang, PETIR DPW DKI Jakarta akan membangun sinergi dengan seluruh pemangku kebijakan serta stakeholder di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

PETIR juga berkomitmen untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus berupaya menghapus stigma negatif yang selama ini dikaitkan dengan masyarakat Indonesia Timur.

“Adapun program jangka panjang yang akan kami lakukan adalah membangun sinergi dengan seluruh pemangku kebijakan serta stakeholder di wilayah Pemprov DKI Jakarta. Kami juga akan ikut berpartisipasi dalam menjaga kamtibmas serta bersama-sama menghilangkan image masyarakat Indonesia Timur yang selama ini dikaitkan dengan premanisme dan debt collector,” pungkasnya.

Reporter: Aji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *