TAMPERAK NEWS, JAKARTA UTARA – SABTU, 18 Juli 2026 – Bagi Andi Mulyati Pananrangi, S.E peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 bukan sekadar perayaan biasa. Momen ini terasa sangat sakral, karena kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah buah perjuangan nyata para pendahulu—termasuk ayah dan ibunya yang turut menjadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa.
Dalam semangat bulan kemerdekaan yang penuh makna ini, Andi Mulyati Pananrangi menginisiasi Lomba Lagu yang digelar khusus untuk Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB). Kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan pernyataan sikap dan kepedulian mendalam agar profesi kewartawanan di Indonesia semakin berkualitas, profesional, dan terjamin perlindungannya.
“Saya ingin melihat loyalitas dan integritas AJB. Tujuan kita jelas: menertibkan dunia kewartawanan,” tegas Andi.
Ia menekankan pentingnya persyaratan yang ketat namun wajar: setiap peserta wajib melampirkan ID Pers yang sah dan legalitas media tempat bernaung. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi wartawan yang terjebak masalah hukum, serta memastikan mereka hanya bekerja di bawah media yang berbadan hukum resmi dan terpercaya.
Tantangan menjadi wartawan saat ini terasa sangat berat. Itulah sebabnya Andi dan suami bertekad memberikan apresiasi tulus bagi rekan-rekan jurnalis sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga besarnya. “Di bulan Agustus yang sakral ini, hadiah dan penghargaan ini adalah wujud cinta kami kepada kalian semua,” ucapnya dengan haru.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus: “Karena keterbatasan waktu hanya 12 jam dan kuota peserta hanya 50 orang, kami belum bisa mengapresiasi seluruh rekan jurnalis di Gedung Walikota Jakarta Utara. Namun semangat 45 tetap kita junjung tinggi bersama.” ujarnya.
Persiapan acara sendiri kini sudah mencapai 90%, berkat kerja keras panitia yang bahu-membahu dalam suka maupun duka, serta dukungan penuh dari Leader Edi, S.H. Dukungan luar biasa juga datang dari berbagai pihak, terutama BUMN yang antusias menjadi sponsor dan namanya akan tercantum dalam flyer serta baliho acara.
Harapan Andi sangat besar: semoga acara ini berjalan sukses dan para pemenang mendapatkan peningkatan penghargaan, termasuk rekaman video hingga kesempatan membawakan lagu tema atau soundtrack film yang telah digarap khusus.
Di balik kegiatan ini, terdapat pesan mendalam: Merajut silaturahmi erat antar sesama insan pers, sekaligus mendorong semangat berkarya yang cerdas, beretika, dan saling menguatkan. Andi juga mengingatkan dengan tegas: “Masalah kriminalisasi terhadap wartawan jangan dianggap remeh. Keberadaan badan hukum organisasi adalah tameng utama yang harus dimiliki dan dijaga bersama,” tegasnya.
Sebuah langkah kecil yang bermakna besar, mengingatkan kita bahwa merayakan kemerdekaan juga berarti berjuang menjaga kemerdekaan pers yang sehat, bermartabat, dan terpercaya.
Reporter: Sarah
















