Astronot Band Rilis “Bukan Puisi Cinta” Remastered 2026 – News Arrangement, Ttribute untuk Almarhum Atox Baba

banner 120x600
banner 468x60

TAMPERAK NEWS – GORONTALO  – Selasa (7-7-2026) –  Setelah 26 tahun mewarnai perjalanan musik di Gorontalo, Astronot Band kembali menghadirkan karya spesial melalui perilisan single “Bukan Puisi Cinta” Remastered 2026 – New Arrangement. Lagu ini dipersembahkan sebagai bentuk penghormatan dan dedikasi kepada almarhum Mudarto Mardzun (Atox Baba), gitaris Astronot sekaligus pencipta lagu “Bukan Puisi Cinta”.

Perilisan ulang lagu tersebut bukan sekadar menghadirkan aransemen baru, tetapi juga menjadi wujud cinta, penghargaan, dan penghormatan terhadap sosok Atox Baba yang telah meninggalkan jejak besar dalam perjalanan Astronot Band.

Band yang berdiri pada 20 Juli 2000 ini kini telah memasuki usia 26 tahun. Selama lebih dari dua dekade, Astronot terus bertahan melewati berbagai dinamika, pergantian zaman, hingga perubahan dalam industri musik. Semangat berkarya dan persaudaraan menjadi alasan utama band ini tetap eksis hingga sekarang.

Formasi Astronot Band saat ini terdiri dari:

Hendrawan Mahmud (Enda) – Gitar

Fomy Abd. Kadir (Fomy) – Drum

Rizal Ayub (Kk Abi) – Bass

Ifriandi Labolo (Riat) – Keyboard

Suwandi Rudin (Andi) – Vokal

Fahrudin Melu (Ubam) – Vokal

Norman Pido (Nyoman) – Vokal

Menurut personel Astronot, sudah 26 tahun berlalu sejak lagu “Puisi Cinta” pertama kali mengalun dan menjadi bagian dari perjalanan hidup banyak orang. Kini lagu tersebut kembali hadir dalam balutan Remastered 2026 – New Arrangement, bukan hanya untuk membangkitkan nostalgia, tetapi juga mengajak para pendengar mengenang setiap kisah, persahabatan, dan perjalanan yang pernah dilalui bersama.

“Di balik nama Astronot tersimpan perjalanan panjang. Ada tawa di ruang latihan, perjalanan jauh menuju panggung, mimpi yang dirajut bersama, hingga berbagai rintangan yang membuat kami semakin kuat. Waktu boleh mengubah usia, tetapi tidak akan pernah menghapus persaudaraan yang telah kami bangun selama 26 tahun,” ungkap perwakilan Astronot Band.

Melalui perilisan ini, Astronot berharap karya cipta almarhum Atox Baba tetap hidup dan dapat dinikmati oleh generasi sekarang maupun yang akan datang sebagai bagian dari sejarah musik Gorontalo.

Dalam kesempatan tersebut, Astronot Band juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh sahabat yang telah memberikan dukungan sejak awal berdirinya band. Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Feri Dunggio (Pekos), Om Yono Ambo, Noval Latief, almarhum Taufik Alamri, Erwin Djau, Adi Bauwo, Om Rico Hulinggi, serta Uki Nagabonar, yang dinilai memiliki peran besar dalam perjalanan dan perkembangan Astronot selama ini.

Bagi Astronot, “Bukan Puisi Cinta” bukan hanya sebuah lagu. Karya tersebut merupakan warisan, kenangan, dan bukti bahwa sebuah persahabatan akan tetap hidup melalui musik. Melalui Remastered 2026 – New Arrangement, Astronot ingin memastikan bahwa nama dan karya almarhum Mudarto Mardzun (Atox Baba) akan terus dikenang dan menginspirasi para pecinta musik Indonesia.

Single “Bukan Puisi Cinta” Remastered 2026 – New Arrangement kini resmi dirilis dan dapat dinikmati di berbagai platform digital sebagai persembahan istimewa dari Astronot Band untuk almarhum Atox Baba dan seluruh penikmat musik yang telah setia mengikuti perjalanan mereka selama 26 tahun.

Reporter: Yoker

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *