TAMPERAK NEWS – JAKARTA UTARA – Orang tua korban pembacokan yang terjadi di area parkir GOR RBS akhirnya sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai dengan pihak orang tua para pelaku.
Kesepakatan damai tersebut dilaksanakan di Balai Warga RT 08/RW 03, Kelurahan Rawa Badak Utara, Jakarta Utara.
Mediasi dihadiri oleh kedua belah pihak, Ketua RT 08 Sri Runtah, Ketua RW 09 Ahmad Yani, Ketua Persaudaraan Wartawan Jakarta Utara (PWJU) Habibah binti Ganna, beserta pengurus dan anggota PWJU.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyepakati tidak akan melanjutkan permasalahan ke ranah hukum. Kesepakatan itu merupakan tindak lanjut dari mediasi pertama yang difasilitasi oleh Ketua RW 09 Ahmad Yani.

Kuswati, ibu korban, mengatakan bahwa dirinya telah memaafkan para pelaku atas dasar kemanusiaan, selama ada itikad baik dari pihak pelaku untuk membantu pengobatan anaknya yang menjadi korban pembacokan.
“Intinya selama ada itikad baik untuk pengobatan anak saya yang menjadi korban pembacokan, saya sebagai orang tua sudah memaafkan para pelaku atas dasar kemanusiaan,” ujar Kuswati.
Meski demikian, Kuswati berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, mengingat para pelaku maupun korban masih berstatus pelajar dan masih di bawah umur.
Ketua PWJU, Habibah binti Ganna, mengimbau agar orang tua para pelaku menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada keluarga korban dan berjanji untuk lebih mengawasi anak-anak mereka agar tidak mengulangi perbuatan yang sama.
Sementara itu, Ketua RT 08 Sri Runtah, menegaskan bahwa dengan adanya kesepakatan damai ini, diharapkan tidak ada lagi kejadian serupa di lingkungan tersebut dan tidak ada lagi pelaporan hukum kepada pihak berwajib.
Perwakilan orang tua pelaku, Saiman, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Kuswati dan keluarga korban atas peristiwa yang telah terjadi.
“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada Ibu Kuswati atas apa yang telah dilakukan oleh anak-anak kami. Semoga ke depannya kita bisa menjadi saudara,” ucap Saiman.
Ketua RW 09 Ahmad Yani berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama bagi para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka.
“Semoga dengan adanya kejadian ini kita bisa mengambil hikmahnya. Mengingat para pelaku dan korban masih di bawah umur dan masih bersekolah, ke depan jangan sampai ada lagi kejadian seperti ini. Orang tua harus lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya, terutama saat berada di luar rumah,” pungkas Ahmad Yani.
Reporter: Aji
















