Admin Kolam Renang RBS Klarifikasi Terkait Insiden Pembacokan di Area Parkir GOR

banner 120x600
banner 468x60

TAMPERAK NEWS – JAKARTA –  28/6/2026 Terkait kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di area parkir GOR RBS, pihak pengelola kolam renang memberikan klarifikasi atas insiden yang mengakibatkan seorang pengunjung mengalami luka bacok dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Tugu Koja.

AQ, selaku admin GOR RBS khususnya bagian kolam renang, mengatakan bahwa pada saat kejadian kondisi pengunjung sedang membludak karena bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta, di mana seluruh fasilitas digratiskan bagi masyarakat.

“Situasi saat itu overload, pengunjung sangat ramai, sementara personel keamanan hanya tiga orang, sehingga cukup sulit untuk mendeteksi dan mengawasi seluruh area,” ujar AQ.

Hal senada juga disampaikan IZ, staf admin GOR RBS. Menurutnya, membludaknya jumlah pengunjung membuat pengawasan menjadi tidak maksimal.
“Karena bertepatan dengan HUT Jakarta dan semuanya gratis, jumlah pengunjung meningkat drastis sehingga tidak semua area dapat dipantau oleh petugas keamanan, ” terangnya

AQ menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima pihak pengelola, para pelaku diduga sebelumnya berada di luar pagar GOR dan kemudian melompati pagar menuju area parkir untuk menghampiri korban hingga terjadi aksi pembacokan.

“Insiden tersebut sudah kami laporkan. Ke depannya kami akan melakukan peninggian pagar dan memasang kawat BRC agar tidak ada lagi orang yang bisa menerobos masuk ke area GOR,” tambahnya.

Sementara itu, Karwati, ibu korban, meminta agar para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Anak saya mengalami luka bacok dan harus mendapatkan delapan jahitan di bagian paha serta enam jahitan di lengan. Saya berharap ada pertanggungjawaban dari para pelaku,” ungkapnya.

Ia juga berharap pihak pengelola meningkatkan sistem keamanan di kawasan GOR RBS, termasuk menambah jumlah personel keamanan dan memasang CCTV di area parkir maupun di sekitar pagar pembatas.

Menanggapi hal tersebut, pihak pengelola melalui IZ dan AQ menyatakan telah mengajukan permohonan kepada pimpinan untuk penambahan personel keamanan, pemasangan CCTV tambahan, serta peninggian pagar yang dilengkapi kawat BRC.
“Langkah ini kami lakukan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung serta mengantisipasi gangguan dari pihak luar,” pungkas mereka.

Reporter: Aji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *