Tuntutan Mundur Menggema, Massa Kaltim Siap Turun Jalan Desak Rudy-Seno

banner 120x600
banner 468x60

Tamperak News – Samarinda, Kaltim – Suara penolakan terhadap kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud dan Seno Aji, semakin keras terdengar. Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur memastikan akan menggelar demonstrasi besar-besaran pada 21 April 2026 mendatang.

Koordinator Lapangan Aliansi, Erly Sopiansyah, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk respons atas kinerja pemerintah provinsi yang dinilai jauh dari harapan dan menyakitkan hati masyarakat.

“Pergerakan ini murni untuk perjuangan masyarakat Kaltim. Kami merespons kebijakan-kebijakan yang terasa menyakitkan, sehingga kami merasa perlu turun ke jalan,” tegas Erly, Sabtu (11/4/2026).

Hingga saat ini, tercatat sekitar 4.075 orang dari 44 organisasi telah menyatakan kesiapannya bergabung. Posko pendukung pun sudah dibuka di sejumlah titik strategis seperti Jalan Esplanade dan Simpang Lumbuswana, Samarinda.

Dalam aksinya, massa akan memusatkan aksi di depan Kantor DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim dengan membawa tuntutan utama yang sangat tegas.

“Kami hanya punya satu tuntutan besar: stop dinasti dan nepotisme di Kalimantan Timur. Kekuasaan itu bukan milik satu keluarga, tapi milik seluruh masyarakat Kaltim,” ujarnya.

Aliansi juga mendesak DPRD Kaltim segera menggunakan hak angket untuk mengusut kinerja pemerintahan Rudy-Seno. Bahkan, jika ditemukan indikasi pelanggaran yang kuat, gerakan ini tidak menutup kemungkinan akan mendorong tuntutan hingga ke tahap pemakzulan atau pemberhentian.

Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa gelombang kekecewaan masyarakat terhadap kepemimpinan saat ini terus memanas dan menuntut perubahan yang nyata.

Reporter: Melly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *