TAMPERAK NEWS – JAKARTA – 15 Agustus 2026 – Yayasan Gerakan Sehat Otak Indonesia (GESOI) menyelenggarakan Rapat Pleno Pengurus di Club Alba Ristorante, Jakarta. Rapat berlangsung dalam suasana hangat, kekeluargaan, dan produktif, di mana seluruh agenda dibahas secara mendalam dan tuntas mencerminkan kekompakan serta komitmen pengurus dalam memajukan kesehatan otak masyarakat menuju visi Indonesia Emas 2045.
TelkoMedika Resmi Bergabung sebagai Anggota Ex-Officio Pertama
Salah satu momen penting dalam rapat ini adalah penyambutan TelkoMedika sebagai Anggota Organisasi Ex-officio pertama GESOI. Kehadiran TelkoMedika, yang diwakili langsung oleh Direktur Utamanya, Dicky Anfiadi, disambut baik oleh seluruh peserta rapat.
“Saya berminat memajukan neurosains sebagai ilmu yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di era digital,” ungkap Dicky Anfiadi dalam sambutannya.
Bergabungnya TelkoMedika menandai langkah strategis GESOI dalam membangun jejaring kelembagaan dengan penyedia layanan kesehatan nasional, sekaligus memperluas jangkauan gerakan sehat otak ke ekosistem layanan kesehatan yang lebih luas dan terintegrasi.
Rencana Kerja & Anggaran 2026–2027 Disetujui Secara Resmi
Dalam rapat ini pula, Dewan Pembina secara resmi menyetujui Rencana Kerja dan Anggaran periode September 2026 hingga Agustus 2027. Persetujuan ini memberikan landasan yang kokoh bagi Dewan Pengurus untuk melaksanakan seluruh program kerja tahun mendatang secara terarah, terukur, dan akuntabel.
Penguatan Tata Kelola Tiga Dewan
Rapat ditutup dengan arahan dari Ketua dan Wakil Ketua Dewan Pembina mengenai tata kelola ketiga organ organisasi: Dewan Pembina, Dewan Pengawas, dan Dewan Pengurus. Penekanan diberikan pada pentingnya kejelasan peran, batas kewenangan, serta mekanisme kerja antar Dewan sebagai fondasi organisasi yang sehat dan profesional. Arahan ini disepakati untuk dituangkan ke dalam Anggaran Rumah Tangga GESOI, sehingga menjadi pedoman tata kelola yang mengikat dan berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam Rapat Pleno ini, GESOI menatap tahun kerja 2026–2027 dengan optimisme yang tinggi, membawa gerakan sehat otak semakin dekat dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Dokumentasi Foto
(Dari kiri ke kanan): Dicky Anfiadi (Direktur Utama TelkoMedika), Sanny Iskandar (Wakil Ketua Dewan Pengawas), Chu Shen (Ketua Dewan Pengawas), Burhanuddin Abdullah (Anggota Dewan Pembina), Nicke Widyawati (Anggota Dewan Pembina), Rudiantara (Ketua Dewan Pembina), Darmawan Junaidi (Bendahara), Andrew Tani, Sr. (Ketua Dewan Pengurus), Heru Wiryanto (Wakil Ketua Dewan Pengurus), dan Oging Satrio Kusumo (Anggota Pendiri).
Tentang GESOI
Yayasan Gerakan Sehat Otak Indonesia (GESOI) adalah organisasi masyarakat sipil yang bergerak di bidang sosialisasi, edukasi, dan advokasi kesehatan otak. GESOI berpijak pada kerangka Brain Quotient dan Brain Operating System, yang menerjemahkan konsep neurosains menjadi struktur yang praktis, terukur, dan mudah dipahami masyarakat luas.
Melalui GESOI Brain Health Program 2026–2030, Yayasan mendorong kesehatan otak sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan sumber daya manusia, sejalan dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. GESOI bekerja sama dengan pemerintah, organisasi profesi, dunia pendidikan, dan sektor swasta demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Kontak Media
Zulfikar — Sekretariat Dewan Pengurus GESOI
Yayasan Gerakan Sehat Otak Indonesia | gesoi.id
Red/JS
















