Yohanes Perkuat Konsolidasi PDI Perjuangan Kalteng, Djarot Tekankan “Jasmerah” dan Peran Kantor Partai

banner 120x600
banner 468x60

TAMPERAK NEWS – PALANGKA RAYA – 10 Agustus 2026 – Konsolidasi internal PDI Perjuangan di Kalimantan Tengah kembali diperkuat melalui kegiatan Pendidikan Politik dan Rapat Konsolidasi DPD PDI Perjuangan se-Kalteng, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalteng tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah jajaran partai sekaligus memperkuat koordinasi pengurus dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng, Yohanes, dalam laporannya menyampaikan sejumlah agenda yang menjadi perhatian partai. Mulai dari persiapan kegiatan organisasi, evaluasi permasalahan di lapangan hingga penyusunan program kerja yang dinilai penting untuk memperkuat konsolidasi dan kerja politik partai.

Rapat tersebut diikuti jajaran pengurus DPD, para Ketua DPC, serta unsur Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Sri Rahayu, Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng Yohanes beserta jajaran pengurus.

Dalam arahannya, Djarot Saiful Hidayat menyampaikan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kepada jajaran partai di Kalimantan Tengah.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah keberadaan Kantor DPD PDI Perjuangan Kalteng. Djarot meminta persoalan status kantor tersebut segera diselesaikan sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat aktivitas organisasi.

Menurutnya, kantor partai tidak semestinya hanya menjadi tempat kegiatan internal. Keberadaannya juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pesan Ketua Umum adalah untuk menyelesaikan status Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Tengah dan menggunakan kantor sebagaimana mestinya. Kantor tersebut juga bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat,” ujar Djarot.

Selain persoalan kantor, Djarot mengingatkan kader untuk tetap memahami sejarah perjuangan bangsa dan perjalanan PDI Perjuangan.

Ia kembali mengangkat pesan Bung Karno yang dikenal dengan istilah “Jasmerah” atau Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah.

Djarot menilai keberadaan partai saat ini merupakan hasil dari proses panjang dan perjuangan para pendahulu.

“Keberadaan kita hari ini dalam partai, tumbuh dan besar karena perjuangan bersama. Karena itu, jangan pernah meninggalkan sejarah,” tegasnya.

Djarot juga menyinggung nilai historis Kantor DPD PDI Perjuangan Kalteng. Menurutnya, kantor tersebut memiliki catatan tersendiri karena pernah diresmikan langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Karena itu, keberadaan kantor tersebut dinilai bukan sekadar sebagai bangunan administratif, tetapi bagian dari perjalanan organisasi partai di Kalimantan Tengah.

Djarot mendorong jajaran pengurus agar kantor tersebut benar-benar dihidupkan dengan berbagai aktivitas organisasi dan kegiatan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dalam pendidikan politik tersebut, Djarot juga mengangkat sejarah hubungan Presiden pertama RI Soekarno dengan tokoh penting Kalimantan Tengah, Tjilik Riwut.

Menurutnya, Kalimantan Tengah mempunyai posisi khusus dalam sejarah perjuangan bangsa. Karena itu, sejarah tersebut penting untuk terus dikenalkan kepada kader, terutama generasi muda partai.

Djarot menyebut perjuangan dan keberanian Tjilik Riwut menjadi bagian dari sejarah yang patut dihargai.

“Hubungan Bung Karno dan Tjilik Riwut memiliki arti penting bagi PDI Perjuangan DPD Kalimantan Tengah,” ungkapnya.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza dan mengheningkan cipta yang dipimpin Sri Rahayu untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa, termasuk Bung Karno.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila yang dipimpin Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Katingan, serta menyanyikan lagu “Bung Karno Bapak Marhaen”, Mars dan Hymne PDI Perjuangan.

Melalui pendidikan politik dan rapat konsolidasi ini, jajaran PDI Perjuangan Kalteng berupaya memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyatukan langkah menghadapi berbagai agenda partai ke depan.

Konsolidasi antara DPD, DPC hingga unsur fraksi di DPRD diharapkan semakin memperkuat koordinasi dan kerja politik PDI Perjuangan di seluruh Kalimantan Tengah.

Reporter : Sarah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *