Oknum Wartawan Diduga Intimidasi SPBG di Cilawu, Garut

banner 120x600
banner 468x60

Tamperak News – GARUT, Kamis, 20/11/2025) ] – Sebuah program pemberian makanan gizi gratis (MBG) di Desa Kolot, Kampung Ladeula, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, diduga mengalami intimidasi oleh oknum wartawan dari media online lokal.

Menurut Ade Agung, Kepala Dapur MBG, kejadian bermula ketika dua mobil yang diduga membawa wartawan dari media online lokal mendatangi lokasi tanpa izin. Mereka mengambil foto dan video terkait pembuangan air cucian dapur yang mengalir ke saluran umum.

“Karyawan saya melaporkan ada yang datang tanpa izin, langsung ambil foto dan video,” ujar Ade Agung.

Setelah pengambilan gambar, oknum wartawan tersebut menghubungi Ade Agung dengan nada konfrontatif. “Bapak tahu kan apa kesalahannya?” ucap oknum wartawan tersebut, menurut penuturan Ade Agung. Ade Agung mengaku sudah menjawab akan segera memperbaiki saluran tersebut karena memang sedang dalam proses perbaikan.

Ade Agung menyayangkan tindakan oknum wartawan yang langsung menaikkan pemberitaan di kanal YouTube mereka tanpa klarifikasi atau memberikan hak jawab kepada pihak MBG. “MBG ini baru berdiri dua bulan, masih banyak yang dibenahi. Pemberitaan ini sangat merugikan kami,” katanya.

Lebih lanjut, Ade Agung mengungkapkan bahwa dirinya merasa diteror dan bahkan dimintai uang sebesar 10 juta rupiah per media. “Ini kan artinya pemerasan. Padahal, masalah yang mereka permasalahkan sudah kami perbaiki,” tegasnya.

Ade Agung juga menyayangkan sikap oknum wartawan yang dianggap tidak mendukung program pemerintah. Ia berharap media seharusnya memberikan dukungan dan edukasi, bukan sekadar mencari kesalahan dan langsung memberitakannya tanpa konfirmasi.

“Seharusnya kalau ada temuan yang kurang, disampaikan dengan baik dan membantu edukasi, bukan langsung naik pemberitaan tanpa konfirmasi,” imbuhnya.

Ade Agung berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar lebih berhati-hati dan siap memperbaiki kekurangan yang ada di dapur MBG. Tujuannya adalah agar program pemerintah dapat berjalan lancar tanpa adanya tekanan atau intimidasi dari pihak manapun.

Permasalahan ini juga telah diketahui oleh Danramil 1114 Cilawu, Kapten Inf Yaya, yang berupaya untuk memediasi kedua belah pihak. Namun, hingga saat ini belum ada itikad baik dari pihak oknum wartawan media online lokal.

Reporter: Aji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *