Tamperak News – Aceh Barat — Kepedulian tidak selalu hadir lewat tangan yang berada di tempat yang sama. Kadang, ia datang dari hati yang tak pernah jauh, meski raga sedang berada di kota lain. Hal inilah yang dilakukan oleh Adi Ariyadi, salah satu kader Partai NasDem Aceh Barat, yang kembali menunjukkan komitmen dan cintanya kepada masyarakat di kampung halaman.
Walaupun saat ini ia tengah berada di Jakarta , Adi Ariyadi memastikan bahwa kepedulian sosialnya tetap berjalan. Ia menginstruksikan seluruh anggota dan tim relawannya untuk menyalurkan ratusan paket sembako ke sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat. Bantuan itu segera bergerak dari tangan ke tangan, menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
“Walau saya sedang di Jakarta, hati saya tetap untuk Aceh Barat. Kepedulian ini tidak boleh berhenti. Saya meminta anggota di lapangan untuk segera menyalurkan bantuan ini kepada warga,” ujar Adi Ariyadi melalui sambungan teleponnya, Sabtu (29/11/2025).
Ia menegaskan bahwa jarak bukanlah penghalang untuk tetap memberi manfaat. Penyaluran paket bantuan tersebut mencakup beberapa desa, di antaranya Desa Marek, Pasi Leuhan, Rundeng, serta beberapa titik di Kecamatan Kaway XVI dan Woyla. Bantuan yang terdiri dari bahan kebutuhan pokok itu diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang masih merasakan tekanan ekonomi dalam berbagai kondisi belakangan ini.
Warga yang menerima bantuan tampak begitu bersyukur. Bagi mereka, bantuan itu terasa lebih dari sekadar sembako ia membawa pesan hangat bahwa masih ada sosok yang mengingat dan mengulurkan tangan, walau berada jauh dari tanah kelahiran. Tak sedikit warga yang meneteskan air mata ketika menerima paket tersebut, merasa diperhatikan di tengah situasi yang tidak selalu mudah.
Aksi sosial yang dilakukan Adi Ariyadi ini kembali memperlihatkan bahwa kepedulian tidak mengenal jarak dan waktu. Meskipun berada di ibu kota, ia tetap memastikan masyarakat Aceh Barat merasakan sentuhan nyata dari upayanya. Melalui bantuan ini, ia tidak hanya mengirimkan sembako, tetapi juga harapan dan semangat bagi warga untuk terus bertahan.
Dengan langkah yang sederhana namun penuh makna ini, Adi Ariyadi menegaskan kembali pesan bahwa perhatian kepada sesama adalah jembatan yang menyatukan, meski dipisahkan oleh ratusan kilometer. Kepeduliannya menjadi bukti bahwa seseorang tidak harus pulang untuk tetap berada dekat di hati masyarakatnya.
Reporter: Johan Sopaheluwakan
















