Wayang Kulit Iringi Peringatan 80 Tahun Mahkamah Agung

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Tamperaknews.com — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Mahkamah Agung (MA), Jumat (22/8/2025) malam, berlangsung khidmat dengan pergelaran wayang kulit. Pertunjukan budaya itu menjadi simbol kearifan lokal yang selaras dengan semangat pembaruan lembaga peradilan tertinggi di Indonesia.

Ketua Mahkamah Agung menyatakan, usia ke-80 merupakan capaian sejarah panjang sekaligus momentum untuk meneguhkan komitmen membangun peradilan bermartabat. “Transformasi menjadi keharusan agar MA tetap relevan dengan tantangan zaman, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, MA meluncurkan 13 aplikasi digital terbaru. Kehadiran layanan berbasis teknologi ini diharapkan mempercepat akses peradilan, meningkatkan transparansi, serta memperkuat pelayanan hukum bagi masyarakat.

Pergelaran wayang kulit yang disajikan pada malam peringatan memberi makna filosofis. Nilai keadilan, kebijaksanaan, dan kebenaran yang terkandung dalam lakon pewayangan dipandang sejalan dengan visi MA dalam membangun sistem peradilan yang modern dan bermartabat.

Dengan dihadiri jajaran pimpinan lembaga negara dan tokoh masyarakat. Dalam perayaan ini, Kapolri memberikan dukungan berupa tiga unit sepeda motor, sementara MA menambahkan lima unit sepeda motor dan 40 unit sepeda untuk kegiatan jalan sehat.

Momentum ini disebut sebagai pengingat bahwa usia 80 tahun melambangkan komitmen yang tidak pernah putus bagi MA dalam menegakkan hukum dan mengayomi masyarakat.

 

Reporter: Suwidodo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *