Tamperak News – Jakarta Barat – Minggu, 22 Februari 2026 – Lebih dari 2000 umat Buddha meramaikan acara penutup perayaan Imlek di Wihara Ekayana Arama pada hari Minggu (22/2). Selain menyambut tahun baru Imlek, rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 28 Januari juga menjadi wadah untuk menyebarkan ajaran Buddha tentang pentingnya menanam karma baik dan hidup dengan kesadaran.
Dalam Talkshow Dharma Special Imlek yang menjadi bagian utama acara, tiga tokoh agama yaitu Y.M. Biksu Nyanaprathama Mahasthawira, Y.M. Biksu Nyanabhadra Sthawira, serta Bapak Febrian Temansjah membahas panduan untuk meraih keberuntungan di Tahun Kuda Api. Mereka menekankan bahwa keberhasilan dan kebahagiaan tidak hanya datang dari keberuntungan semata, tetapi juga dari sikap positif dan tindakan baik yang dilakukan setiap hari.

Bhante Nyanagupta Sthawira menambahkan bahwa meskipun perayaan ini fokus pada tradisi Buddha, nilai-nilai yang disampaikan seperti saling menghargai dan bekerja sama dapat menjadi dasar untuk memperkuat hubungan antarumat beragama. Hal ini menjadi semakin relevan mengingat beberapa hari raya agama besar akan berdekatan pada tahun 2027.

Rangkaian perayaan dimulai dengan penyalaan pelita pada 28 Januari, dilanjutkan ritual keagamaan pada 17 Februari, hingga acara Kong Fo Cai Tien pada 21 Februari. Pada sesi penutup, umat bersama-sama memanjatkan doa syukur dan berkomitmen untuk menerapkan ajaran yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
Reporter: Rian
















