Tamperak News – Jakarta – Sabtu (31/1/2026) – Perayaan Natal dan Kunci Tahun Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) berlangsung penuh kehangatan di Balai Samudra, Jakarta, pada Sabtu, 31 Januari 2026. Dengan tema “Kasih Kristus Sempurna Bagi Kita – Menjaga Akar, Menyatukan Hati, dan Menjadi Cahaya”, acara ini menekankan pentingnya kasih dalam mempertahankan nilai leluhur, mempererat persaudaraan, serta menjadi teladan positif bagi lingkungan sekitar.
Acara diisi dengan ibadah syukur dan pertunjukan seni budaya khas Minahasa. Dalam laporannya, Ketua Panitia, Fernando Rorimpandey, S.H., M.H., menyampaikan bahwa perayaan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud iman mendalam atas kehadiran Tuhan yang membawa terang dan harapan di tengah pergumulan hidup.
Berdasarkan laporan tim penerima tamu, acara ini dihadiri oleh kurang lebih 2.500 orang. “Perayaan ini dapat terlaksana bukan karena kehebatan individu, melainkan karena semangat kebersamaan dan pelayanan yang dilandasi kasih Yesus Kristus. Kami memohon maaf jika masih terdapat kekurangan, namun kiranya keterbatasan tersebut tidak mengurangi makna sukacita kita bersama,” ujar Fernando. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum KKK, Ibu Angelica Tengker, serta Dewan Kehormatan atas kepercayaan dan bimbingannya.
Pesan motivasi juga datang dari Dewan Kehormatan, Letjen TNI (Purn) Glenny H. Kairupan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya inovasi. “Tidak ada kreasi, maka tidak ada masa depan bagi kita. Kita harus menjadi agen-agen perubahan,” tegasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Gugun Gumilar, Ph.D. (mewakili Menteri Agama), perwakilan Gubernur Sulawesi Utara, Staf Dikmental DKI Jakarta, Theo L. Sambuaga, Ronny Sompie, serta pejabat lainnya.
Ketua Umum KKK, Angelica Tengker, dalam sambutannya mengajak seluruh warga Kawanua di perantauan untuk terus bersatu. “Mari warga Kawanua di perantauan menjadi berkat bagi sesama, baik di tanah rantau maupun di Sulawesi Utara. Satu jalan, satu tujuan. Selamat menikmati acara, Tuhan memberkati kita semua,” tuturnya menutup sambutan yang kemudian dilanjutkan dengan hiburan dari Direktur Utama Freeport.
Acara yang berlangsung meriah ini semakin kental dengan nuansa kampung halaman berkat iringan musik-musik tradisional Minahasa yang menghibur seluruh tamu undangan.
Reporter: Mayuli Setiawati
















